Jika kedatangan Jokowi di konser Metallica dielu-elukan sebagai simbol kedekatannya dengan kaum muda dan musik rock, maka tidak bagi pengacara Farhat Abbas. Dia justru berkicau, menyindiri kalau kedatangan Jokowi di konser itu tidak menguntungkan bagi budaya Betawi.
Farhat melalui akun twitternya, @farhatabbaslaw berkicau menanggapi kehadiran Jokowi di konser Metallica, Minggu, 25 Agustus 2013 kemarin.
"Budaya DKI gak akan pernah besar sekalipun jokowi jadi personil
Metalica! Yuk bareng saya! Majukan budaya bangsa! Bukan budaya jokowi!
FA," katanya setengan berkampanye untuk maju sebagai Calon Presiden di
Pemilu 2014.
"Kalo metalica manggung pakai baju betawi itu baru hebat! Dan
dibanggakan! Bukan jokowi nonton metalica yg dibanggakan
#farhatpresidenRI," ungkapnya lagi.
Farhat dikenal kerap mengeluarkan statement panas melalui jejaring
sosial. Dia sebelumnya sempat dilaporkan oleh Anton Medan, lantaran
menyebut Ahok secara rasial. Belum lama ini Farhat
juga bernyanyi setelah tampil di acara Mata Najwa, dia tersinggung
dengan pertanyaan-pertanyaan presenter Najwa Shihab, host program acara
di Metro TV itu.
"Kalo bukan karena Solo basis PDIP jokowi gak bakal bisa jadi
walikota solo, jokowi jadi gubernur bukan berSolo karier!! Gubernur
kemasan," ungkap Farhat.
CopasKapanlagi

Tidak ada komentar:
Posting Komentar